Sabtu, 03 November 2012

11 Fakta Mengagumkan Seputar Masturbasi Wanita


Kepuasan bercinta tidak hanya mampu
didapatkan dari hubungan bersama
pasangan. Melakukan solo sex alias
masturbasi pun terkadang memberikan

kepuasan seks yang tiada tara.Ternyata
wanita pun kerap masturbasi.
Berikut adalah 11 fakta mengagumkan
tentang masturbasi yang dilakukan oleh
wanita:
1. Solo sex sama dengan masturbasi.
Solo sex ialah cara mencapai kepuasan
bercinta tanpa kehadiran pasangan. Banyak
yang menganggapnya sebagai perilaku seks
menyimpang. Faktanya, menurut penuturan
Dr Deidre dalam The Sun, ini merupakan hal
normal yang kerap dialami perempuan
maupun pria. Hanya saja, sebagian
perempuan enggan untuk membicarakan
atau melakukannya karena malu atau takut.
2. Banyak cara yang digunakan untuk
masturbasi.
Menggunakan jari dan vibrator merupakan
metode yang paling banyak digunakan
perempuan saat masturbasi. Hasil survei yang
dilakukan oleh Debby Herbenick, direktur
Center for Sexual Health Promotion Indiana
University terhadap 2.056 perempuan usia
18-60 tahun menyatakan, lebih dari 50
persen responden menggunakan vibrator,
sebagian menggunakan jari, dan ada pula
yang menggunakan ujung sikat gigi, hingga
gagang sisir rambut. Walau begitu, beberapa
pakar lain mengkhawatirkan terjadinya
infeksi akibat pemilihan dan pemakaian alat
yang tidak higienis dan aman.
3. Menggunakan vibrator itu normal.
Masturbasi dengan vibrator terbilang normal
dengan catatan hanya sesekali melakukannya.
Menurut psychoanalyst Dr Frank Sommers,
terlalu sering menggunakan vibrator bisa
menimbulkan efek samping, salah satunya
membuat Anda kebal terhadap rangsangan
yang diberikan pasangan. Kata lainnya,
vibrator dinilai lebih memuaskan
dibandingkan Mr P.
4. Dampak positif bagi kesehatan.
Bola dilakukan dengan cara yang tepat,
masturbasi atau solo sex ternyata memberi
dampak positif bagi kesehatan tubuh. Yakni
mampu memperbaiki mood, mengurangi
stres, dan membuat tidur lebih nyenyak.
Seperti yang diungkapkan Kathleen Segraves,
sex therapist dari Metrohealth Medical Center
Ohio, solo sex membuat kita lebih fokus
dengan kepuasan sendiri dibanding terus
memikirkan kepuasan pasangan.
5. Disarankan oleh beberapa pakar.
Bagi perempuan yang sulit mencapai
orgasme saat bercinta dengan pasangannya,
beberapa pakar menyarankan untuk
melakukan seks solo demi kehidupan seks
yang lebih baik. Seperti dilansir Journal of
Sexual Medicine, vibratorbisa membantu
perempuan dalam meningkatkan gairah,
memperbaiki pelumasan vagina, dan
mengurangi rasa sakit yang sering dialami
saat berhubungan seksual.
6. Bisa mengurangi rasa sakit.
Masturbasi bisa mengurangi keram perut saat
menstruasi dan mood jelek saat PMS, seperti
perasaan ingin marah-marah hingga bad
mood. Di sisi lain, banyak yang percaya kalau
masturbasi bisa menjadi penyebab migrain.
Namun beberapa pakar percaya, orgasme
(baik melalui seks solo atau dengan
pasangan) bisa mengurangi rasa sakit akibat
migrain atau sakit kepala.
7. Menggunakan air liur berbahaya.
Tim peneliti dari University of Michigan
menyebutkan, menggunakan air liur sebagai
pelumas saat melakukan seks solo dengan
jari (membasahi jari dengan air liur sebelum
dimasukkan ke dalam vagina) berisiko tinggi
terkena infeksi jamur. Pasalnya, cara ini bisa
mengganggu keseimbangan bakteri di mulut
rahim. Sebaiknya, pastikan jari dalam keadaan
bersih, tak ada bagian kuku yang tajam, serta
gunakan pelumas yang terjamin
keamanannya.
8. Nonton film bisa memicu orgasme.
Masturbasi ternyata bisa dicapai tanpa
menyentuh diri sendiri atau menggunakan
alat bantu. Begitulah hasil studi yang
dilakukan beberapa peneliti dari Rutgers
University. Setelah meminta para responden
membayangkan adegan mencapai kepuasan
dengan pasangan, atau menonton film yang
bisa memicu rangsangan dengan
menggunakan alat MRI, hasil scan
memperlihatkan kalau otak mereka berfungsi
sama seperti saat orgasme dengan
pasangannya.
9. Pemicu jerawat.
Masturbasi bisa menjadi pemicu timbulnya
jerawat bagi sebagian perempuan. Hasil
penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari
University Clinic Essen Germany, menunjukkan
rangsangan seksual bisa meningkatkan
produksi hormon testosteron yang bisa
memicu jerawat.
10. Merusak selaput dara.
Bagi mereka yang tak pernah melakukan
hubungan seksual sebelumnya, seks solo
dengan penetrasi berisiko merobek selaput
dara. Namun, kelenturan selaput dara tiap
perempuan berbeda, dari yang mudah robek
hingga sangat lentur.
11. Sejak Romawi kuno.
Konon, seks solo diyakini sudah ada sejak
masa Romawi Kuno dengan sebutan
Ophidicism. Yakni masturbasi yang dilakukan
oleh beberapa perempuan dengan
memasukkan ekor ular atau belut ke dalam
vagina, dan mencapai kepuasan saat ekor itu
bergerak. Cara ini bisa menyebabkan
kematian di samping menjadi satu bentuk
penyimpangan seksual.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome In Blogging Is My Life

Contoh Sliding Login Dengan JQuery

Disamping ini adalah contoh Sliding Login menggunakan JQuery. Login Form Disamping hanya Contoh dan tidak dapat digunakan layaknya Login Form FB, Karena Blog ini terbuka untuk umum tanpa perlu mendaftar menjadi Member

Tutorial Blog

Untuk membuatnya Silahkan : Klik Disini

Member Login

Lost your password?

Not a member yet? Sign Up!